Sleman, 7 Oktober 2026 — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Institut Studi Al-Qur’an dan Ilmu Keislaman (ISQI) Sunan Pandanaran Yogyakarta, memperkenalkan inovasi digital melalui aplikasi SIMAQ (Sistem Informasi Monitoring Hafalan Al-Qur’an) untuk mendukung pemantauan hafalan Al-Qur’an santri Madrasah Aliyah Sunan Pandanaran (MASPA) Yogyakarta. Aplikasi yang dikembangkan oleh Ahmad Nur Kholis, M.Ag., dosen Prodi IAT, tersebut didemonstrasikan di hadapan jajaran guru tahfiz MASPA pada Rabu (7/10/2026).
Demonstrasi ini menjadi langkah awal pengenalan SIMAQ sebagai sarana pendukung pengelolaan program tahfiz. Melalui aplikasi tersebut, pemantauan pencapaian hafalan dan target santri diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah.
Pengembangan SIMAQ juga diarahkan untuk mendukung proses monitoring dan evaluasi antara pihak madrasah dan orang tua. Dengan pemantauan yang lebih terkoordinasi, perkembangan hafalan santri diharapkan dapat menjadi perhatian bersama, baik dalam lingkungan pendidikan maupun keluarga.
Pengembangan aplikasi ini berangkat dari harapan agar pencapaian hafalan dan target santri dapat dipantau serta dikontrol secara lebih terarah. Selain itu, aplikasi tersebut diharapkan dapat mendukung proses monitoring dan evaluasi yang melibatkan pihak madrasah dan orang tua, sehingga perkembangan hafalan santri dapat menjadi perhatian bersama.
Kehadiran SIMAQ menunjukkan upaya Prodi IAT ISQI Sunan Pandanaran dalam mengembangkan inovasi yang menghubungkan keilmuan Al-Qur’an dan pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif ini memperluas kontribusi program studi tidak hanya dalam ranah akademik, tetapi juga melalui pengembangan sarana pendukung pembelajaran dan pembinaan hafalan Al-Qur’an.
Untuk saat ini aplikasi SIMAQ telah memasuki tahap penggunaan dan mulai diterapkan di beberapa tempat di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran. Penerapan ini menjadi langkah konkret dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemantauan perkembangan hafalan dan pencapaian target tahfiz santri. Ke depannya, SIMAQ diharapkan dapat memperkuat proses monitoring dan evaluasi serta membangun koordinasi yang lebih baik antara pihak madrasah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan hafalan santri.

Tinggalkan Balasan