Penulis: admin

  • Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Ikuti Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se Yogyakarta – 1 – Copy

    Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Ikuti Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se Yogyakarta – 1 – Copy

    Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Yogyakarta, menyelenggarakan Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se-Yogyakarta tahun 2023 yang pesertanya diikuti oleh salah satu mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sunan Pandanaran (STAISPA) yang bernama Oong Setiawan. Event ini berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 8-9 Juli, di GOR SMA N 11 Yogyakarta. Pembukaan acara Kejurkot ini dihadiri oleh ketua IPSI Yogyakarta, ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari kota Yogyakarta, dan sesepuh-sesepuh setiap perguruan pencak silat yang ikut berkontribusi dalam perlombaan tersebut.  

    Oong Setiawan sebagai mahasiswa STAISPA mewakili Pagar Nusa Cepedi kota Yogyakarta, telah meraih juara 3 kelas E Putra antar perguruan se-Yogyakarta dengan membawa pulang trofi dan piagam penghargaan. Perlombaan ini diikuti oleh 13 perguruan pencak silat yang ada di Yogyakarta.

    Tujuan perlombaan ini adalah sebagai seleksi atlet untuk membentuk tim cabor pencak silat menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY tahun 2025 mendatang. Dengan diadakannya event ini, diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berkontribusi aktif mengikuti berbagai perlombaan baik antar kampus maupun tingkat daerah. Keikutsertaan mahasiswa dalam perlombaan diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi platform yang memungkinkan mereka untuk membangun kolaborasi yang bermanfaat dalam dunia akademik.

    Penulis: Elisa May Lestari

  • Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Ikuti Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se Yogyakarta – 1

    Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Ikuti Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se Yogyakarta – 1

    Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Yogyakarta, menyelenggarakan Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se-Yogyakarta tahun 2023 yang pesertanya diikuti oleh salah satu mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sunan Pandanaran (STAISPA) yang bernama Oong Setiawan. Event ini berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 8-9 Juli, di GOR SMA N 11 Yogyakarta. Pembukaan acara Kejurkot ini dihadiri oleh ketua IPSI Yogyakarta, ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari kota Yogyakarta, dan sesepuh-sesepuh setiap perguruan pencak silat yang ikut berkontribusi dalam perlombaan tersebut.  

    Oong Setiawan sebagai mahasiswa STAISPA mewakili Pagar Nusa Cepedi kota Yogyakarta, telah meraih juara 3 kelas E Putra antar perguruan se-Yogyakarta dengan membawa pulang trofi dan piagam penghargaan. Perlombaan ini diikuti oleh 13 perguruan pencak silat yang ada di Yogyakarta.

    Tujuan perlombaan ini adalah sebagai seleksi atlet untuk membentuk tim cabor pencak silat menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY tahun 2025 mendatang. Dengan diadakannya event ini, diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berkontribusi aktif mengikuti berbagai perlombaan baik antar kampus maupun tingkat daerah. Keikutsertaan mahasiswa dalam perlombaan diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi platform yang memungkinkan mereka untuk membangun kolaborasi yang bermanfaat dalam dunia akademik.

    Penulis: Elisa May Lestari

  • Mahasiswa IAT & IT ISQI Sunan Pandanaran Lakukan Konservasi Manuskrip Tafsir Al-Qur’an Rembang

    Mahasiswa IAT & IT ISQI Sunan Pandanaran Lakukan Konservasi Manuskrip Tafsir Al-Qur’an Rembang

    Yogyakarta — Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dan Ilmu Tasawuf (IT) ISQI Sunan Pandanaran melaksanakan kegiatan konservasi manuskrip tafsir Al-Qur’an asal Rembang pada 4 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya pelestarian warisan intelektual Islam Nusantara sekaligus sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa dalam mengenal secara langsung praktik konservasi naskah klasik. Kegiatan ini didampingi oleh dosen IAT, Bapak Ahmad Wahyu Sudrajat, M.Hum., bersama mahasiswa IAT dan IT yang terlibat aktif dalam proses konservasi manuskrip.

    Manuskrip tafsir Al-Qur’an yang dikonservasi merupakan salah satu peninggalan penting tradisi keilmuan Islam di Rembang yang memiliki nilai historis, religius, dan akademik tinggi. Keberadaan manuskrip tersebut menjadi bukti bahwa tradisi penafsiran Al-Qur’an di Nusantara berkembang secara dinamis melalui jaringan ulama, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan lokal sejak masa lampau. Oleh karena itu, kegiatan konservasi ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kesinambungan warisan keilmuan Islam agar tetap dapat dipelajari oleh generasi masa kini dan mendatang.

    Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan pada tahapan awal konservasi manuskrip, mulai dari identifikasi kondisi fisik naskah, pengenalan struktur bahan manuskrip, hingga teknik dasar penanganan yang aman. Mahasiswa juga mempraktikkan penggunaan sarung tangan khusus saat memegang naskah, teknik membuka lembar manuskrip secara hati-hati, serta memahami pentingnya menjaga stabilitas suhu dan kelembapan ruang penyimpanan. Langkah-langkah ini sangat penting untuk meminimalkan risiko kerusakan pada manuskrip yang telah berusia lama.

    Selain praktik konservasi secara langsung, kegiatan ini juga dilengkapi dengan proses dokumentasi sebagai bagian dari inventarisasi ilmiah manuskrip. Dokumentasi dilakukan untuk mendukung keberlanjutan penelitian di bidang filologi, sejarah intelektual Islam, dan studi tafsir Nusantara. Dengan adanya dokumentasi yang sistematis, manuskrip tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga memiliki rekam data akademik yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penelitian lanjutan oleh mahasiswa maupun peneliti dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap kajian manuskrip Islam.

    Pendamping kegiatan, Bapak Ahmad Wahyu Sudrajat, M.Hum., menyampaikan bahwa konservasi manuskrip merupakan bagian penting dari penguatan kompetensi akademik mahasiswa IAT. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan lapangan seperti ini, mahasiswa tidak hanya memahami manuskrip sebagai objek kajian teoritis, tetapi juga sebagai sumber primer yang menyimpan informasi penting tentang perkembangan tradisi penafsiran Al-Qur’an di Indonesia.

    Lebih dari sekadar kegiatan teknis pelestarian naskah, konservasi manuskrip ini juga menjadi sarana menumbuhkan kesadaran akademik mahasiswa terhadap pentingnya menjaga khazanah intelektual Islam Nusantara. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen generasi muda dalam merawat peninggalan ulama terdahulu sebagai bagian dari identitas keilmuan Islam di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya penelitian-penelitian lanjutan berbasis manuskrip, khususnya dalam bidang tafsir Nusantara yang masih memiliki banyak potensi untuk dikaji secara lebih mendalam dan sistematis oleh kalangan akademisi muda.

    Melalui kegiatan konservasi manuskrip tafsir Al-Qur’an asal Rembang yang dilaksanakan pada 4 Juli 2025 di ISQI Sunan Pandanaran ini, mahasiswa IAT dan IT diharapkan semakin aktif berkontribusi dalam pelestarian manuskrip Nusantara. Upaya tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa manuskrip tafsir tetap terjaga keberadaannya serta dapat terus dimanfaatkan sebagai sumber rujukan penting bagi pengembangan studi Al-Qur’an, filologi Islam, dan kajian manuskrip Nusantara di masa depan serta memperkuat kesadaran akademik terhadap pentingnya pelestarian warisan intelektual bangsa.

  • AUDIT MUTU INTERNAL SOROTI CAPAIAN PENELITIAN, PUBLIKASI, DAN LUARAN KEPENDIDIKAN PRODI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR

    AUDIT MUTU INTERNAL SOROTI CAPAIAN PENELITIAN, PUBLIKASI, DAN LUARAN KEPENDIDIKAN PRODI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR

    Yogyakarta, 4 September 2023-STAI Sunan Pandanaran kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan di ruang multipurpose serta dihadiri oleh tim auditor, dosen, serta pengelola prodi. Audit Mutu Internal ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk komitmen untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap semester oleh Lembaga Penjamin Mutu guna memastikan kesesuaian antara dokumen standar mutu dengan implemetasi di lapangan.

                Dalam proses audit, auditor menanyakan berbagai aspek mulai dari visi misi, tata kelola, kurikulum, hingga penelitian dan publikasi. Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir memberi penjelasan dan pemaparan dengan menunjukkan bukti fisik yang relevan. Pada hal ini, auditor memberi catatan perbaikan sekaligus apresiasi terhadap capaian prodi dalam tiga tahun terakhir.

                Mengacu pada Laporan Evaluasi Diri (LED), dalam kurun waktu tiga tahun  terakhir Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir telah berhasil menyelesaikan 14 judul penelitian, dengan rincian 10 penelitian bersumber dana dari dalam negeri (di luar perguruan tinggi), 3 penelitian didanai mandiri dan 1 penelitian dari sumber luar negeri. Capaian ini merupakan bentuk konsistensi dari dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan tradisi ilmiah yang berorientasi pada pengembangan ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

    Tidak hanya dari sisi penelitian, dalam bidang publikasi, tercatat 13 karya ilmiah yang diterbitkan, terdiri dari 12 artikel di jurnal nasional terakreditasi dan 1 artikel jurnal internasional bereputasi, serta berpartisipasi dalam seminar nasional. Selain publikasi ilmiah, dosen dan mahasiswa juga aktif menulis di media massa, dengan total 19 tulisan yang berhasil dimuat dalam media massa nasional. Kehadiaran tulisan-tulisan ini memperlihatkan kontribusi nyata STAI Sunan Pandanaran dalam menyuarakan gagasan akademik pada masyarakat luas.

                Sementara itu, capaian luaran bidang tenaga kependidikan STAI Sunan Pandanaran patut diapresiasi.  Dalam kurun waktu yang sama,  8 karya dosen dan 2 karya mahasiswa berhasil memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) serta menerbitkan 11 buku ber-ISBN. Auditor menilai capaian ini sebagai modal penting dalam menjaga mutu akademik dan mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan kampus.

  • AGAR MEMBUMI, VMTS DISOSIALISASIKAN DI ACARA TA’ARUF MAHASISWA BARU

    Sebagai bagian dari kegiatan Ta’aruf Mahasiswa Baru (TAMABA) tahun 2023, program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAI Sunan Pandanaran melaksanakan sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 20 September 2023 bertempat di Gedung Qo’ah. Sosialisasi ini bertujuan agar mahasiswa baru sejak awal memahami arah, identitas, dan cita-cita akademik yang diusung oleh prodi. Dengan demikian, mereka dapat menyesuaikan proses belajar, pengembangan diri, dan aktivitas kemahasiswaan sesuai dengan VMTS yang telah dirumuskan.

    Dalam penyampaian materi, Dr. Zunly Nadia, M.A, M.Hum. menegaskan bahwa lima kata kunci dalam visi prodi, yaitu unggul, mandiri, kenusantaraan, kepedulian, dan sinergitas harus menjadi pedoman mahasiswa dalam menempuh pendidikan. “Mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir bukan hanya dituntut untuk memahami teks Al-Qur’an saja, melainkan juga dapat menafsirkan Al-Qur’an secara kontekstual, aplikatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada VMTS, tetapi juga diarahkan untuk menjadi bagian penting dalam mewujudkan tujuan prodi, yaitu mencetak lulusan yang berkompeten dalam kajian tafsir, berintegrasi, serta siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan masyarakat.

    Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dalam TAMABA ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap prodi, sehingga visi dan misi tidak hanya dipahami saja, melainkan juga dijalankan bersama dalam kehidupan akademik sehari-hari.

  • Panduan Penulisan Proposal Penelitian, Seminar Proposal Penelitian, Penulisan Skripsi dan Ujian Munaqosyah STAI Sunan Pandanaran

    Panduan Penulisan Proposal Penelitian, Seminar Proposal Penelitian, Penulisan Skripsi dan Ujian Munaqosyah STAI Sunan Pandanaran

    Sesuai dengan SK nomer 160/SK/STAISPA/XII/2022 dari Ketua STAI Sunan Pandanaran, berikut ini disampaikan mekanisme terbaru pengajuan proposal penelitian, seminar proposal penelitian, Ujian Muaqosyah dan Perbaikan Pasca Munaqosyah.

    Adapun alur pelaksanaan kegiatan tersebut dapat dilihat pada link berikut ini:

    1. ALUR PENGAJUAN PROPOSAL PENELITIAN


    2. ALUR PENGAJUAN SEMINAR PROPOSAL


    3. ALUR PENGAJUAN MUNAQOSYAH


    4. ALUR PERBAIKAN SKRIPSI PASCA-MUNAQOSYAH

    Pada buku panduan penelitian yang telah diterbitkan LPP (Lembaga Penelitian dan Publikasi) STAI Sunan Pandanaran terdapat beberapa perbaikan naskah panduan penulisan skripsi yang dapat diunduh disini

  • Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Ikuti Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se Yogyakarta

    Mahasiswa STAI Sunan Pandanaran Ikuti Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se Yogyakarta

    Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Yogyakarta, menyelenggarakan Kejurkot Pencak Silat Dewasa Antar Perguruan Se-Yogyakarta tahun 2023 yang pesertanya diikuti oleh salah satu mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Sunan Pandanaran (STAISPA) yang bernama Oong Setiawan. Event ini berlangsung selama 2 hari yaitu pada tanggal 8-9 Juli, di GOR SMA N 11 Yogyakarta. Pembukaan acara Kejurkot ini dihadiri oleh ketua IPSI Yogyakarta, ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari kota Yogyakarta, dan sesepuh-sesepuh setiap perguruan pencak silat yang ikut berkontribusi dalam perlombaan tersebut.  

    Oong Setiawan sebagai mahasiswa STAISPA mewakili Pagar Nusa Cepedi kota Yogyakarta, telah meraih juara 3 kelas E Putra antar perguruan se-Yogyakarta dengan membawa pulang trofi dan piagam penghargaan. Perlombaan ini diikuti oleh 13 perguruan pencak silat yang ada di Yogyakarta.

    Tujuan perlombaan ini adalah sebagai seleksi atlet untuk membentuk tim cabor pencak silat menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY tahun 2025 mendatang. Dengan diadakannya event ini, diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berkontribusi aktif mengikuti berbagai perlombaan baik antar kampus maupun tingkat daerah. Keikutsertaan mahasiswa dalam perlombaan diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi platform yang memungkinkan mereka untuk membangun kolaborasi yang bermanfaat dalam dunia akademik.

    Penulis: Elisa May Lestari

  • PRODI IAT SOSIALISASIKAN VMTS KE PIMPINAN DAN SIVITAS AKADEMIKA

    Dalam rangka memperkuat arah pengembangan akademik, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAI Sunan Pandanaran menyelenggarakan sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) kepada pimpinan institusi, dosen, dan tenaga pendidikan pada hari Senin, 3 Agustus 2020 yang bertempat di Ruang RK 02. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dan komitmen seluruh unsur internal prodi dalam mengimplementasikan visi misi ke dalam tridharma perguruan tinggi. Pimpinan prodi diharapkan menjadi pengarah kebijakan akademik, dosen berperan dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan publikasi di bidang tafsir, sementara tenaga kependidikan berperan memastikan tata kelola administrasi dan pelayanan akademik berjalan sesuai standar mutu.

    Dalam sambutannya, Ahmad Nurkholis, M.Ag. menegaskan bahawa visi dan misi prodi tidak hanya menjadi dokumen formal semata, melainkan harus menjadi dokumen nyata dalam aktivitas akademik sehari-hari. “VMTS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir harus tercermin dalam pembelajaran, penelitian, serta pengabdian masyarakat. Dengan demikian, lulusan prodi dapat berkontribusi dalam menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga tradisi keilmuan tafsir di Nusantara,” ujarnya.

    Sosialisasi ini juga menekankan lima kata kunci utama dalam rumusan visi prodi, yaitu unggul, mandiri, kenusantaraan, kepedulian, dan sinergitas. Kelima kata kunci tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun mutu pendidikan tafsir Al-Qur’an yang tidak hanya akademis, melainkan juga kontekstual dan aplikatif di tengah-tengah masyarakat.

    Diskusi interaktif yang berlangsung membuka ruang bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk memberi masukan terkait strategi implementasi VMTS, mulai dari penguatan kurikulum, pengembangan penelitian tematik Al-Qur’an, hingga tata kelola administrasi yang transparan. Melalui kegiatan ini, prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAI Sunan Pandanaran meneguhkan komitmennya untuk menjadikan VMTS sebagai fondasi pengembagan mutu akademik, peningkatan daya saing lulusan, dan penguatan kontribusi prodi dalam pengembangan studi tafsir tingkat lokal, nasional, maupun internasional.   

  • STAI Sunan Pandanaran Buka Rekrutmen Dosen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

    Yogyakarta – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sunan Pandanaran Yogyakarta secara resmi membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai dosen di Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Rekrutmen ini merupakan bagian dari kebijakan pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang telah ditetapkan kampus guna mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

    Kebijakan pengelolaan SDM di STAI Sunan Pandanaran mengacu pada peraturan nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Kementerian Agama Republik Indonesia, serta diinternalisasi dalam berbagai peraturan internal institusi. Hal ini untuk memastikan tata kelola SDM berjalan sistematis, terarah, dan berkelanjutan.

    Proses rekrutmen dosen IAT merujuk pada Surat Keputusan Ketua STAI Sunan Pandanaran No. 027/SK/STAISPA/II/2015 tentang pedoman perekrutan dosen. Seleksi calon dosen meliputi tes kompetensi bidang keahlian, wawancara, serta uji micro teaching, dengan perencanaan yang dirumuskan berdasarkan analisis beban kerja dan kebutuhan penguatan keilmuan prodi.

    Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh calon dosen antara lain:

    1. Berijazah minimal S2 sesuai bidang keahlian yang dibutuhkan.
    2. Memiliki IPK minimal 3,50, diutamakan cumlaude
    3. Memiliki sertifikat TOEFL dengan skor minimal 500.
    4. Memiliki sertifikat TOAFL dengan skor minimal 500.
    5. Mampu membaca Al-Qur’an dan kitab kuning.
    6. Lulus tes komitmen.

    Sosialisasi pedoman rekrutmen dosen dilakukan secara terbuka melalui pimpinan prodi, wakil ketua, serta laman resmi kampus di https://isqisunanpandanaran.ac.id/, sehingga masyarakat luas dapat mengakses informasi dengan mudah.

    Dengan dibukanya kesempatan ini, STAI Sunan Pandanaran berharap dapat menghadirkan dosen-dosen berkualitas yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam pengabdian kepada masyarakat.